Selewengkan Dana PNPM, Winingsih Diringkus | berita tuban | wacanatuban.com
portal berita seputar kabupaten tuban|Thursday, April 24, 2014
You are here: Home » Headline » Selewengkan Dana PNPM, Winingsih Diringkus
  • Follow Us!

Selewengkan Dana PNPM, Winingsih Diringkus 

Tuban-20130707-00957.jpg

wacanatuban.com – Diduga menyelewengkan dana Simpan Pinjam Perempuan (SPP) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan senilai Rp. 101 juta. Winingsih, ketua Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) PNPM desa Saringembat kecamatan Singgahan kabupaten Tuban diringkus petugas Polres Tuban.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Tuban AKP. Wahyu Hidayat mengatakan, Tersangka terancam hukuman pidana penjara seumur hidup atau penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 20 tahun karena telah melanggar pasal 3 dan 8 Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi.

AKP. Wahyu menjelaskan, Kasus ini bermula saat beberapa kelompok masyarakat desa setempat mendapat pinjaman dana segar dari PNPM sebesar 178 juta pada bulan Agustus 2011 silam. Untuk dibagikan kepada 8 kelompok yang masing-masing mendapat pinjaman sebesar Rp 20 juta hingga Rp 30 juta.

Sebanyak 8 kelompok masyarakat yang mendapatkan pinjaman dana pemberdayaan tersebut melakukan angsuran untuk pengembalian dengan menitipkan uang angsuran kepada Winingsih, yang saat itu sebagai menjabat sebagai Ketua KPMD untuk dibayarkan kepada Bendahara UPK Kecamatan.

“Akan tetapi oleh tersangka uang angsuran dari delapan kelompok itu sejak bulan Agustus 2011 sampai dengan bulan Juli 2012 sebagian tidak disetorkan kepada UPK Kecamatan Singgahan,” ungkap AKP. Wahyu saat dikonfirmasi wacanatuban.com Minggu (07/07/2013).

Dijelaskan AKP. Wahyu, Oleh tersangka uang angsuran itu digunakan untuk sebagai usaha kredit pakaian di desa tersebut dan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Dana yang diterima 8 ketua kelompok seluruhnya Rp. 178 juta dan angsuran termasuk jasanya yang telah disetorkan kepada tersangka sebesar Rp. 192.538.500,-. Sedangkan yang disetorkan tersangka kepada UPK kecamatan hanya sebesar Rp. 91.330.600,-, jadi dana diduga dikorupsi oleh Winingsih sebesar Rp. 101.207.900,-,” ungkapnya.

Dari kasus ini disita sejumlah barang bukti 2 bendel proposal, 2 bendel bukti kuitansi dari ketua kelompok, 2 bendel bukti kuitansi UPK kecamatan Singgahan dan 1 buah buku petunjuk teknis PNPM. (Wibowo)

Print Friendly

Add a Comment

*