Puluhan Pabrik Arak Tumbuh Subur di Semanding | berita tuban | wacanatuban.com
portal berita seputar kabupaten tuban|Wednesday, November 26, 2014
You are here: Home » Headline » Puluhan Pabrik Arak Tumbuh Subur di Semanding
  • Follow Us!

Puluhan Pabrik Arak Tumbuh Subur di Semanding 

Kapat Koordinasi Penanganan Produksi dan Peredaran Miras di Mapolres Tuban

wacanatuban.com – Puluhan pabrik cairan psikoaktif Bio Etanol (C2H5OH) atau Alkohol Murni tumbuh subur di kecamatan Semanding kabupaten Tuban Jawa Timur, namun dalam prakteknya pabrik-pabrik tersebut memproduksi minuman beralkohol golongan C (dengan kadar etanol 20% sampai dengan 55%).

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi Penanganan Produksi dan Peredaran Miras di Kabupaten Tuban yang diselenggarakan oleh Kepolisian Resor (Polres) Tuban di Gedung Serba Guna Markas polres Selasa pagi (27/08/2013)

Pemerintah kabupaten Tuban sendiri melalui Peraturan Daerah Kabupaten Tuban Nomor 5 Tahun 2004 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol melarang adanya produksi minuman beralkohol golongan C di kabupaten Tuban.

Wakapolres Tuban Kompol Radiant dalam paparannya menjelaskan, menurut pemetaan Polres Tuban, saat ini terdapat sebanyak 110 produsen Bio Etanol dari skala kecil hingga berskala besar tersebar di kecamatan Semanding, diantaranya di kelurahan Gedongombo sebanyak 5 orang, desa Bejagung sebanyak 1 orang, desa Semanding 3 orang, desa Tegalagung 38 orang, desa Prunggahan Kulon 60 orang, desa Penambangan : 2 orang dan desa Sambongrejo. Sebanyak 1 orang produsen. Dari jumlah tersebut sebanyak 90 produsen dinaungi koperasi

“Pabrik-pabrik tersebut sudah berevolusi dari yang awalnya memproduksi secara tradisional sekarang banyak yang sudah menggunakan mesin-mesin fermentasi besar dan tergolong terteknologi tinggi,” jelasnya.

Kompol Radiant menjelaskan, Etanol atau Alkohol murni di pasaran seharusnya berkadar 96% ethanol, namun pabrik ethanol di kecamatan semanding berdasarkan hasil report of analysis PT. Biochem Technology surabaya 10 juni 2011 menunjukkan hanya menghasilkan cairan dangan kandungan Bio ethanol hanya 83,71%.

“Hal inilah yang kemudian disalahgunakan dengan dibuat sebagai minuman keras yang memabukkan yaitu Arak,” tandasnya.

Dengan adanya puluhan Pabrik Ethanol yang memproduksi Arak tersebut, jelas Kompol Ardiant, menjadikan kabupaten Tuban menjadi salah satu produsen miras jenis arak yang menyuplai miras ke berbagai daerah di Jawa Timur dan sebagian jawa tengah seperti kabupaten Bojonegoro, Madiun, Ngawi
Lamongan, Gresik, Surabaya, Pasuruan, Sidoarjo, Banyuwangi, Jombang, Mojokerto, Nganjuk, Kediri, Malang Jawa Timur, Blora, Cepu, dan Lasem Jawa Tengah. (Wib)

Print Friendly

Add a Comment

*